Attach, Resize, dan Detach Neo Elastic Storage (NES v2) pada Neo Metal OS Linux
0 people liked this article
A. Pendahuluan
NEO Elastic Storage (NES) adalah layanan disk/storage yang dirancang untuk menunjang kebutuhan penyimpanan data aplikasi Anda. NES hadir untuk membantu pelanggan memenuhi kebutuhan media penyimpanan dalam skala besar. Artikel ini akan membahas tutorial attach dan detach NES yang telah di Order.
Pada NES v2, Anda hanya memerlukan 1 iSCSI portal, karena NES v2 tidak lagi membutuhkan multipath. Hal yang perlu diperhatikan adalah IP portal iSCSI pada NES v1 dan NES v2 berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu memeriksa routing IP portal iSCSI pada bare metal. Jika belum terdapat routing yang mengarah ke portal NES v2, maka routing tersebut perlu ditambahkan terlebih dahulu.
Catatan: melakukan restart network dapat menyebabkan downtime selama beberapa saat.
Berikut informasi pengecekan dan penambahannya :
a. Konfigurasi Routing NES di Ubuntu OS
1. Cek terlebih dahulu
Sebelum menambahkan konfigurasi, pastikan route sudah ada atau belum di file netplan.
File yang digunakan:
/etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlCek route NES Sesuaikan IP dengan Region NES anda
- NES BTN : 10.130.31.0/24
- NES WJV : 10.120.25.0/24
grep -A3 '10.120.25.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlContoh output:
root@temet01bareXXX:/home/bs000XXX# grep -A3 '10.120.25.0/24' /etc/netplan/01-dr-provision-auto.yaml
to: 10.120.25.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254- Jika route sudah ada, maka konfigurasi dapat di-skip.
- Jika route belum ada, lanjutkan penambahan konfigurasi secara manual.
2. Konfigurasi Routing
Edit file berikut:
/etc/netplan/01-dr-provision-auto.yamlTambahkan route pada interface bond1 sesuai region NES yang diorder:
- NES BTN : 10.130.31.0/24
- NES WJV : 10.120.25.0/24
Contoh konfigurasi:
bond1.xxxx:
accept-ra: true
addresses:
- 10.123.93.1/24
id: xxxx
link: bond1
routes:
- on-link: true
to: 10.120.22.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254
- on-link: true
to: 10.120.25.0/24
type: unicast
via: 10.123.93.254Sesuaikan IP VIA dengan gateway yang digunakan pada server.
3. Apply konfigurasi
Setelah selesai, simpan file lalu jalankan:
netplan apply
b. Konfigurasi Routing NES di Debian / Proxmox OS
1. Pengecekan Awal
Sebelum menambahkan konfigurasi, pastikan route sudah ada atau belum pada file:
/etc/network/interfacesgrep '10.120.25.0/24' /etc/network/interfacesgrep '10.130.31.0/24' /etc/network/interfaces- Jika route sudah ada, maka konfigurasi dapat dilewati.
- Jika route belum ada, lanjutkan ke tahap konfigurasi.
2. Konfigurasi Routing
Edit file berikut:
/etc/network/interfaces- NES BTN :
10.130.31.0/24 - NES WJV :
10.120.25.0/24
Format yang digunakan
up route add -net <tujuan-route> gw <gateway>auto bond1.xxxx
iface bond1.xxxx inet static
address 10.123.120.9/24
vlan_raw_device bond1
up route add -net 10.120.22.0/24 gw 10.123.120.254
up route add -net 10.130.31.0/24 gw 10.123.120.25410.123.120.254, sama dengan gateway yang digunakan pada interface tersebut.
3. Apply Konfigurasi
Setelah konfigurasi selesai, simpan file lalu jalankan perintah berikut:
ifreload -aB. Attach Configuration
Untuk melakukan attach layanan Neo Elastic Storage (NES) dapat terlebih dahulu melakukan proses pemesanan melalui Portal Biznet GiO Anda bisa melihat panduan untuk tata cara pemesanan: Cara Order Layanan Neo Elastic Storage (NES) pada Portal Biznet GIO
Pada layanan NES v2 di portal akan ada informasi seperti berikut

Selanjutnya kita akan login ke iSCSI
a. Login iSCSI
input ISCSI Initiator Name berdasarkan acuan dari portal seperti berikut
vi /etc/iscsi/initiatorname.iscsiSesuaikan ISCSI Initiator Name nyaInitiatorName=iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:bsxxxx

- kemudian restart service iscsid
systemctl restart iscsib. iSCSI Discovery
untuk discovery iSCSI bisa dengan 2 cara yaitu Dynamic Discovery atau Static Discovery [recommend], bisa digunakan salah satunya.
- Dynamic Discovery
Sesuaikan IP nya dengan Region NES anda
ISCSI NES BTN : 10.130.31.200
ISCSI NES WJV : 10.120.25.200
iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 10.120.25.200Output10.120.25.200:3260,1 iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX

- Static Discovery [recommend]
membuat static discovery bisa menggunakan perintah berikut
ISCSI NES BTN : 10.130.31.200
ISCSI NES WJV : 10.120.25.200
iscsiadm -m node -p 10.120.25.200 -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx -o new
**Penjelasan : iscsiadm -m node -p "ISCSI Portal BTN/WJV" -T "ISCSI Target Name" -o newOutput

c. Set otomatis ketika reboot server
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx -o update -n node.startup -v automatic
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.startup -v automaticd. Konfigurasi CHAP Authentication
CHAP digunakan untuk memastikan bahwa host yang terhubung ke target iSCSI memiliki hak akses ke storage tersebut dengan Per iSCSI Target CHAP Authentication gunakan perintah berikut jika mau setting iscsi dengan target yang berbeda
- CHAP Login Username
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx -o update -n node.session.auth.username -v bs000xxx
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.session.auth.username -v "ISCSI Credential Username"- CHAP Login Password
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx -o update -n node.session.auth.password -v XXXXXXX
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o update -n node.session.auth.password -v "ISCSI Credential Password"- Login ke iSCSI Target
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx --login
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" --loginOutput

e. Verifikasi iSCSI Session dan Block Device
gunakan perintah berikut untuk melihat sesi dan block device yang sudah di attach
iscsiadm -m sessionOutput

Verifikasi apakah disk sudah ada dengan perintah berikut
lsblk
*** Name partisi tidak selalu sdb dapat berbeda beda, anda pada pastikan dari Size nya
f. Membuat Partisi
Selanjutnya disk bisa dilakukan untuk proses partisi, contoh seperti berikut
gunakan perintah berikut untuk melihat detail disk
fdisk -l /dev/sdb | head -n 5
selanjutnya partisi disk /dev/sdb menggunakan perintah berikut
fdisk /dev/sdb
Berikut penjelasannya
Langkah pembuatan partisi :
- Masukkan perintah
nuntuk membuat partisi baru. - Pilih
puntuk menggunakan primary partition. - Pada bagian Partition number, masukkan
1. - Pada bagian First cylinder, tekan
Enteruntuk menggunakan nilai default. - Pada bagian Last cylinder, tekan
Enteruntuk menggunakan nilai default. - Setelah partisi terbentuk, masukkan perintah t untuk mengubah system id partisi.
- Masukkan perintah L untuk menampilkan daftar tipe partisi.
- Pilih 83 untuk mengubah tipe partisi menjadi Linux.
a.Jika partisi akan digunakan sebagai non-LVM
Setelah partisi selesai dibuat, tipe partisi perlu diset secara manual:
- Ketik
tuntuk mengubah tipe partisi. - Ketik
Luntuk menampilkan daftar tipe partisi. - Pilih
83untuk mengubah tipe partisi menjadi Linux. - Setelah itu, simpan konfigurasi dengan menekan
w.

b. Jika partisi akan digunakan sebagai LVM
Setelah partisi selesai dibuat, ubah tipe partisi menjadi LVM:
- Ketik
tuntuk mengubah tipe partisi. - Ketik
Luntuk menampilkan daftar tipe partisi. - Pilih tipe Linux LVM sesuai daftar yang tampil.
- Pada beberapa sistem nilainya adalah
8e. - Setelah itu, simpan konfigurasi dengan menekan
w.
Setelah partisi tersimpan, lanjutkan dengan proses:
pvcreatevgcreatelvcreate
Cek hasil partisi yang sudah terbuat dengan perintah
fdisk -l /dev/sdb | head -n 10
Lakukan format partisi menggunakan filesystem ext4.
Jenis filesystem dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya ext4 atau xfs.
Untuk membuat filesystem ext4, jalankan perintah berikut:
mkfs.ext4 /dev/sdb1
Partisi yang telah dibuat sebelumnya dapat di-mount ke directory, misalnya /backup. Nama directory dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Gunakan perintah berikut:
mount /dev/sdb1 /backup
Agar volume tetap ter-mount secara otomatis setelah server reboot, tambahkan entry berikut pada file /etc/fstab:
nano /etc/fstab
C. Resize Volume
Sebelum melakukan resize, pastikan penambahan kapasitas sudah dilakukan dari sisi portal.
Contoh: jika storage existing 100 GB dan ingin menjadi 400 GB, maka tambahkan 300 GB additional storage di portal agar total kapasitas menjadi 400 GB.

Rescan iscsi target
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.btn-iscsi:neobtnxxx -R
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -ROutput :


Setelah kapasitas storage bertambah, lakukan proses growpart untuk memperbesar partisi yang ada dengan perintah berikut:
growpart /dev/sdb 1
Selanjutnya, jalankan perintah berikut untuk melakukan resize filesystem agar kapasitas baru dapat digunakan oleh sistem. Gunakan perintah yang sesuai dengan filesystem yang digunakan.
resize2fs /dev/sdb1 (untuk tipe ext4)xfs_growfs /dev/sdb1 (untuk tipe xfs)
Lakukan pengecekan kembali ukuran volume dengan perintah berikut:
df -hT
D. Detach Volume Configuration
(***Langkah ini dilakukan apabila layanan NESv2 sudah tidak ingin digunakan)
lakukan umount pada file system iscsi nya dahulu, dengan perintah berikut
umount /nama_directorydf -hT
Logout dari iscsi session dengan menggunakan perintah berikut
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXX --logout
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" --logout
Cek session dengan menggunakan perintah
iscsiadm -m session
Kemudian jika ingin menghapus konfigurasi iscsi, bisa menggunakan perintah berikut
iscsiadm -m node -T iqn.2022-04.id.neometal.wjv-iscsi:neowjvXXXXXX -o delete
**Penjelasan : iscsiadm -m node -T "ISCSI Target Name" -o delete
E. Penutup
Demikian panduan lengkap mengenai proses attach dan detach layanan Neo Elastic Storage (NES) pada NEO Metal. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengintegrasikan dan mengelola storage tambahan secara efektif untuk menunjang kebutuhan aplikasi dan data Anda. Pastikan untuk selalu memverifikasi setiap tahap, mulai dari koneksi iSCSI hingga konfigurasi partisi dan mounting agar sistem berjalan optimal.
Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
13 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
4 people say this guide was helpful
-
Jenis-Jenis Software Virtualisasi untuk Membuat Virtual Machine
7 people say this guide was helpful