Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Dalam dunia manajemen database, pengelolaan backup dan restore merupakan aspek krusial dalam menjaga integritas dan ketersediaan data. Dalam konteks ini, DBeaver menjadi alat yang sangat berguna. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai konfigurasi backup dan restore database menggunakan platform DBeaver, menyajikan langkah-langkah yang terperinci untuk memastikan keamanan dan keberlangsungan data yang disimpan.

B. Konfigurasi Remote MySQL

  • Tambah host baru pada CPanel 
  • Masuk ke CPanel kemudian klik Remote MYSQL.
Gambar 2.1 Akses Remote MySQL
  • Selanjutnya tambahkan IP Public koneksi yang di izinkan untuk remote ke database pada kolom Host, atau jika ingin dapat diakses dari semua koneksi maka dapat diisikan % Kemudian klik Add Host.
Gambar 2.2 Add Access Host

 

  • Backup dan Restore menggunakan aplikasi ke 3 Dbeaver 
  • Pastikan untuk database Anda sudah dapat di remote dengan aplikasi pihak ke 3, jika belum bisa mengikuti panduan berikut terlebih dahulu untuk konfigurasi nya: Cara Allow Remote MySQL 
  • Login dan koneksikan DBeaver dengan mysql server Anda  
  • Untuk konfigurasi nya seperti berikut : 
Gambar 2.3 Konfigurasi DBeaver

Isikan detail berikut  

  • Server Host: IP_Address MySql server Anda 
  • Database: isikan nama dabatabase yang ingin di remote 
  • Username: isikan username mysql database  
  • Password: isikan password dari username mysql database Anda 

 

  • Lalu jika sudah connect ke mysql server, Berikut adalah contoh database yang ingin dibackup yaitu database kb 
Gambar 2.4 DBeaver Sudah Terhubung

1. Backup Database 

  • Untuk backup, pilih database yang akan di backup, klik kanan tools >>dumb database .
Gambar 2.5 Dump Database
  • Kemudian pastikan mencentang pada table yang ingin di backup, lalu pilih next.
Gambar 2.6 Object Export
  • Kemudian pilih jenis metode exekusi nya dan folder untuk penyimpanan data backup, padapanduan kali ini menggunakan Normal,  dan disimpan pada folder Backup-sql, setelah itu start 
Gambar 2.7 Export Konfigurations
Gambar 2.8 Export Progres
  • Jika proses selesai akan ada notifikasi berikut di pojok kanan bawah 
Gambar 2.9 Proses Selesai
  • Silahkan Anda cek pada folder tujuan penyimpanan backup, jika tampil file backup sepertiberikut maka database sudah berhasil dibackup 
Gambar 2.10 Hasil Dump

2. Restore Database 

  • Untuk backup , pilih database yang akan di backup, klik kanan tools >>Restore database .
Gambar 2.11 Restore Database
  • Pada bagian input, silahkan pilih file backup yang Anda miliki, kemudian klik next.
Gambar 2.12 Script Configurations
  • Lalu akan muncul notifikasi restore, klik yes 
Gambar 2.13 Database Import
  • Jika restore selesai dan tidak terkendala akan memunculkan tampilan berikut 
Gambar 2.14 Proses Import
Gambar 2.15 Restore Selesai

 

C. Penutup

Demikian panduan melakukan restore dan backup mysql menggunakan metode cli atau menggunakan aplikasi pihak ke 3 seperti dbeaver, pada panduan ini anda dapat memilih cara yang sesuai dengan preferensi diatas yakni  menggunakan metode CLI untuk kontrol lebih langsung, atau menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti DBeaver untuk kemudahan visual dalam melakukan backup dan restore database MySQL. Anda dapat memilih metode yang paling cocok dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan 

Semoga artikel ini dapat membantuAnda. Temukan bantuan lainnya melalui  Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silahkan hubungi support@biznetgio.com.