Apa yang bisa kami bantu?

A. Pendahuluan

Dalam dunia teknologi informasi yang terus berkembang, pemantauan infrastruktur dan aplikasi menjadi hal yang sangat penting. Dengan pemantauan yang efektif, kita dapat mengidentifikasi masalah dengan cepat, meningkatkan kinerja, dan memastikan ketersediaan sistem yang kritis. Salah satu alat open source yang paling populer untuk pemantauan adalah Uptime Kuma. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara menginstal Uptime Kuma sebagai aplikasi pemantauan open source di lingkungan Anda. Dengan menggunakan Uptime Kuma, Anda akan memiliki alat yang kuat untuk memantau infrastruktur Anda dengan mudah dan efisien.

Uptime kuma merupakan aplikasi open source yang berguna untuk memonitoring baik server maupun domain dikarenakan menggunakan protocol TCP, HTTP(s) dan ping. Untuk panduan berikut merupakan instalasi uptime kuma menggunakan docker pada OS Ubuntu 24.04  

B. Langkah-langkah

Disini penulis menggunakan server NEO Lite Pro dengan paket MS 4.4. Jika menggunakan fitur security group pada layanan NEO Lite Pro silakan dapat di allow dahulu untuk port yang dibutuhkan untuk service Kuma dan webservice, Http ( 80 ) / https (443 ) dan 3001 ( untuk kuma ).

1. Instalasi docker 

Disini penulis menggunakan docker untuk installasi yang cepat dan simpel.

Update dan upgrade OS Ubuntu terlebih dahulu dengan menggunakan perintah  

sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Gambar 1. Update Dan Upgrade OS


Instalasi docker, dengan menggunakan perintah  

sudo apt install docker.io
Gambar 2. Instalasi Docker.

 

Buat docker volume uptime-kuma dengan perintah berikut  

sudo docker volume create uptime-kuma 
Gambar 3. Membuat Docker Volume.

 

ketikan perintah berikut untuk instalasi uptime kuma pada docker 

sudo docker run -d --restart=always -p 3001:3001 -v uptime-kuma:/app/data --name uptime-kuma louislam/uptime-kuma:1 
Gambar 4. Menjalankan Kuma Pada Docker.


verifikasi docker uptime kuma dengan menggunakan perintah berikut : 

sudo docker ps  
Gambar 5. Verifikasi Docker.

2. instalasi dan konfigurasi nginx untuk reverse proxy

Instalasi nginx 

sudo apt install nginx 
Gambar 6. Instalasi Nginx.

 
cek status nginx dan pastikan sudah aktif 

sudo systemctl status nginx 
Gambar 7. Status Nginx.

 

verifikasi instalasi nginx menggunakan web browser dengan akses ip public yang digunakan pada url browser.

Gambar 8. Akses Nginx.

 

Disable default reverse proxy dengan menggunakan perintah berikut 
sudo unlink /etc/nginx/sites-enabled/default 
Gambar 9. Unlink Default Reverse Proxy
  Buat file reverse proxy yang baru pada direktori /etc/nginx/sites-available 
vi /etc/nginx/sites-avaliable/reverse-proxy.conf

pada panduan ini kami menggunakan nama reverse-proxy.conf dan  server name nama domain lalu isikan baris kode berikut 

server  { 
listen 80; 
    server_name    domin.tld; 
    location / { 
        proxy_pass         http://localhost:3001; 
        proxy_http_version 1.1;     
        proxy_set_header   Upgrade $http_upgrade; 
        proxy_set_header   Connection "upgrade"; 
        proxy_set_header   Host $host; 
    } 
} 

 

Gambar 10. Server Block.

setelah ketik Esc pada keyboard lalu ketik :wq.

aktifkan reverse proxy yang baru saja dibuat menggunakan perintah berikut: 

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/reverse-proxy.conf /etc/nginx/sites-enabled/reverse-proxy.conf 
Gambar 11. Aktifasi Reverse Proxy.

 

restart nginx dengan perintah berikut  

sudo systemctl restart nginx

Cek konfigurasi nginx dan pastikan hasil yang keluar adalah ok, dengan perintah berikut  

sudo nginx -t
Gambar 12. Cek Konfigurasi Nginx.

 

3. konfigurasi subdomain dan dipointing ke server uptime kuma 

konfigurasi subdomain  

Karena uptime kuma hanya bisa dipointing ke domain atau subdomain bukan domain/dirketori maka bisa mengikuti panduan berikut jika anda menggunakan NEO DNS sebagai DNS Manajemen domain yang anda miliki. Lengkap nya bisa dilihat pada Panduan Penggunaan NEO DNS

Type = A 
Name = kuma 
Value = IP Public yang digunakan 
ttl = 3600 
Gambar 12. Konfigurasi Pada NEO DNS


Pastikan untuk menunggu masa propagasi 1x 24 jam setelah itu akses web browser dan isikan url dari subdomain tersebut  

Gambar 12. Akses Kuma.

4. contoh dan konfigurasi uptime kuma  

Buat akses login untuk setup monitoring,setelah itu klik add new monitor untuk menambahkan monitoring nya  

Gambar 13. Membuat Monitoring Server.

 
Silakan dapat diisi sesuai dengan server yang ingin dilakukan monitoring.
 

Gambar 14. Pengisian Data Server Monitoring.

Disini penulis akan membuat monitoring untuk sebuah website agar mengetahui informasi seperti log, status error code ataupun hal lain jika website tersebut apabila terdapat gangguan atau tidak bisa diakses.
Pada Tipe Monitor, anda bisa memilih jenis monitoring apa yang ingin digunakan apakah, http/https yang mengacu ke service webserver, ping untuk service uptime server ataupun service database.

Gambar 15. Tepi Monitoring.

Pada monitoring ini anda dapat juga melakukan konfigurasi untuk notifikasi monitoring ini ingin di trigger via aplikasi lain, sehingga anda tidak perlu mengecek dengan cara membuka monitoring kuma pada browser.

Gambar 16. Notifikasi Monitoring.

Setelah selesai melakukan setup monitoring, silakan dapat di simpan.

Gambar 17. Simpan Konfigurasi Monitoring.


untuk me-monitoringnya bisa di lihat pada bagian berikut .

Gambar 18. Melihat Monitoring Kuma.

Jika anda menambahkan notifikasi ke aplikasi lain, maka contoh monitoring dengan hasil berikut:
 

Gambar 19. Notifikasi via Aplikasi Lain.

 

C. Kesimpulan

Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan cara instalasi Uptime Kuma sebagai aplikasi pemantauan open source. Dengan mengikuti panduan yang telah kami berikan, Anda sekarang memiliki alat yang kuat untuk memantau infrastruktur dan aplikasi Anda dengan efisien.

Uptime Kuma bukan hanya alat yang efektif, tetapi juga merupakan solusi yang ramah pengguna, cocok untuk berbagai jenis pengguna, dari pemula hingga profesional IT. Dengan kemampuan pemantauan yang luas dan fitur yang kaya, Anda dapat mengidentifikasi masalah dengan cepat, mencegah pemadaman tak terduga, dan meningkatkan kinerja sistem Anda.

Jika Anda ingin memastikan ketersediaan dan kinerja sistem Anda, Uptime Kuma adalah pilihan yang solid. Dengan memanfaatkan teknologi open source, Anda dapat menghemat biaya dan memiliki kendali penuh atas alat pemantauan Anda. Segera terapkan Uptime Kuma di lingkungan Anda dan nikmati manfaatnya dalam menjaga infrastruktur Anda berjalan dengan baik.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.