Panduan Membuat Backup Plan dan Mengubah Schedule Backup Plan pada Layanan Gio Backup
0 people liked this article
A. Pendahuluan
Pada layanan Backup(GIO dan NEO Backup) terdapat pengaturan yang disebut Backup Plan, yaitu fitur yang digunakan untuk mengelola dan mengatur seluruh proses pencadangan data secara terpusat. Melalui Backup Plan ini, pengguna dapat menentukan jadwal backup, jenis data yang dibackup, serta target penyimpanan, baik untuk server maupun perangkat seperti PC dan handphone, sehingga proses backup dapat berjalan otomatis, teratur, dan sesuai kebutuhan.
B. Konfigurasi
Berikut merupakan langkah-langkah pembuatan Backup Plan pada layanan Gio Backup :
A. Membuat Backup Plan
1. Pastikan bahwa Agent Backup sudah terinstall dengan baik di sisi server, PC atau Handphone. Hal tersebut ditandai dengan munculnya nama server, PC atau handphone pada portal Gio Backup

2. Apabila untuk Agent Backup sudah terinstall dengan baik, maka Backup Plan dapat langsung dibuat dengan mengklik VM → Protect

3. Kemudian dapat memilih Add Plan → Create Plan → Protection


4. Selanjutnya lakukan konfigurasi Backup Plan dengan detail seperti berikut :

• What To Backup : Dapat dipilih jika ingin mem-backup seluruh data pada server atau hanya spesifik disk/storage saja atau spesifik file/folder saja.

• Where To Backup : Dapat dipilih untuk menentukan lokasi penyimpanan hasil backup. Jika ingin disimpan pada storage Gio Backup, Anda dapat memilih “Cloud Storage” atau jika ingin disimpan pada local storage / NAS dapat memilih “Local Storage”.

• Schedule : Dapat dipilih untuk menentukan jadwal backup. Apakah ingin dilakukan secara Hourly, Daily, Weekly ataupun Monthly. Kemudian, Anda juga dapat mengatur apakah backup akan dilakukan pada hari ataupun jam tertentu.

*Catatan: Jika ingin melakukan jadwal backup dengan pengaturan custom, silakan dapat di klik jadwal tersebut.

lalu bisa dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan untuk jadwal backup pada server atau device yang ingin dijadwalkan.

Backup Scheme
Fitur Backup Scheme digunakan untuk menentukan metode dan pola pencadangan data yang akan digunakan. Tersedia beberapa pilihan skema:
Backup Scheme |
Keterangan |
|---|---|
Always incremental (single-file) |
Melakukan backup incremental pada setiap jadwal backup. Hanya satu file backup yang dipertahankan dan diperbarui secara incremental, sehingga penggunaan storage lebih efisien. |
Always full |
Setiap proses backup akan membuat backup full yang berisi seluruh data. Membutuhkan storage lebih besar dibandingkan backup incremental. |
Weeklyfull, Daily incremental |
Melakukan full backup setiap minggu, kemudian melakukan incremental backup setiap hari berdasarkan full backup tersebut. |
Monthlyfull, Weeklydifferential, Dailyincremental (GFS) |
Menggunakan metode GFS (Grandfather-Father-Son), dengan full backup bulanan, differential backup mingguan, dan incremental backup harian untuk membantu mempertahankan beberapa titik pemulihan. |
Custom |
Memungkinkan pengguna menentukan sendiri konfigurasi dan jadwal backup sesuai kebutuhan. |
Setelah itu melakukan pengaturan waktu untuk menjalankan backup.

Pengaturan Jadwal Backup
Pada bagian Schedule, pengguna dapat menentukan kapan proses backup akan dijalankan. Tersedia beberapa pilihan jadwal:
Schedule by time
Menjalankan backup berdasarkan waktu yang telah ditentukan, misalnya setiap hari pada pukul tertentu.
Upon time since last backup
Menjalankan backup berdasarkan interval waktu sejak backup terakhir dilakukan. Dengan pilihan ini, backup akan dijalankan kembali setelah mencapai interval yang telah ditentukan.
On the system startup
Menjalankan proses backup ketika sistem/komputer melakukan startup atau booting.
On the system shutdown
Menjalankan proses backup ketika sistem/komputer akan dimatikan atau shutdown.
Catatan: Pada konfigurasi yang ditampilkan, skema backup menggunakan Always incremental (single-file), sehingga setiap proses backup akan melakukan pencadangan secara incremental ke dalam satu file backup dan pengaturan ini bergantung pada skema backup yang dipilih sebelumnya.
Pada bagian Start at, pengguna dapat menentukan waktu dimulainya proses backup. Pemilihan waktu perlu diperhatikan dengan mempertimbangkan aktivitas pada server.
Proses backup dapat menggunakan resource server, seperti CPU, RAM, dan disk I/O, terutama ketika proses backup sedang berlangsung. Oleh karena itu, disarankan untuk menjadwalkan backup pada waktu ketika aktivitas pada server relatif rendah untuk meminimalkan dampaknya terhadap performa layanan.
5. Jika sudah dilakukan konfigurasi untuk backup, maka dapat dipilih “Done” untuk menyimpan konfigurasi tersebut.
B. Mengubah Backup Plan
Apabila ingin mengubah Backup Plan yang sudah dibuat untuk backup server, PC maupun Handphone, Anda dapat mengikuti langkah- langkah berikut :
1. Pilih Agent Backup yang akan diubah Backup Plan -nya, kemudian dapat memilih titik tiga pada contoh gambar berikut:

2. Kemudian, pada bagian “Applied backup plans” Anda dapat memilih icon roda gigi lalu pilih “Edit”

3. Selanjutnya, Anda dapat menyesuaikan atau mengubah kembali konfigurasi pada Backup Plan ini sesuai dengan kebutuhan

C. Kesimpulan
Setelah Anda melakukan planning backup, penulis berharap Customer saat ini nantinya memiliki pemahaman mendalam tentang cara membuat rencana cadangan dan mengubah jadwal cadangan memberikan pengguna kemampuan untuk menjaga keamanan data mereka dengan efisien dan efektif menggunakan layanan GIO dan NEO backup.
Semoga panduan ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silahkan hubungi support@biznetgio.com atau (021) 5714567.
Popular Articles
-
Cara Install & Konfigurasi Monitoring Cacti Serta Mengetahui Fungsi Fitur Pada Cacti
15 people say this guide was helpful
-
Cara Mengaktifkan Telnet pada Windows 7, 8 dan 10
5 people say this guide was helpful
-
Install dan Konfigurasi Samba Server pada Ubuntu
5 people say this guide was helpful
-
Cara Membuat atau Menambahkan SSH Key pada Layanan Neo Lite dan NEO Lite Pro
3 people say this guide was helpful